Selasa, 06 Januari 2015

Uang dan Kebahagiaan?

  Hy sobat Anastasia Weblog, kali nie kita bahas tentang hal yang memenuhi kebutuhan kita sehari-hari, tentunya uang. Uang sudah banyak dianggap bagian dari suatu kebutuhan kita juga, termasuk kebahagiaan. Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa uang bisamembeli kebahagiaan. Tetapi tak sedikit yang juga mengatakan sebaliknya. Jadi yang dipermasalahkan, uang yang hanya sebuah kertas apakah bisa atau tidak bisa membeli kebahagiaan?

Makanan dan minuman. Mobil mewah. Rumah bertingkat tinggi. Pakaian bermerk. Perhiasan berlian, emas dan perak. Memang ada hubungannya dengan kebahagiaan. Tetapi...

Coba pikirkan dulu sob, apakah kebahagiaan dijual? Tak pernah ada tempat yang menjual kebahagiaan. Yang ada hanya benda-benda atau hal yang membuat kita bahagia dan kita menganggapnya sama seperti kebahagiaan. Perlu diingat hal-hal tersebut hanya bersifat sementara dan akan lepas dari tangan kita juga seiring berjalannya waktu. Bisa dibilang tidak abadi.

Ya, memang dengan beberapa hal yang bisa dibeli dengan uang bisa membuat kita bahagia. Tetapi bagaimana jika hal-hal tersebut tak lagi milik kita. Apakah sobat langsung mengambil kesimpulan bahwa uang bisa membeli kebahagiaan? Karena tanpa hal-hal tersebut kebahagiaan kita lenyap?


Apakah di dunia ini hanya barang-barang itu yang beharga bagi kita. Masih banyak sesama kita yang melontarkan senyum, canda, tawa, dan banyak lagi. Bayangkan jika kita memperhatikan barang-barang mewah sedangkan keluarga tercinta memperhatikan kita. Seolah-olah kita memang berada di tengah-tengah keluarga tetapi mata kita teralihkan pada barang-barang mewah.

Apalah arti sebuah rumah mewahmu jika tak ada penghuni lain bersamamu. Kebutuhan tercukupi, tetapi kebahagiaan berkata sebaliknya. Betah nggak tinggalnya? Pastinya kamu membeli rumah mewah untuk mendapatkan kebahagiaan, tetapi saya jamin deh pasti tak betah tinggal di rumah mewah tapi sepi tanpa penghuni lain.

Tanpa ke tempat mewah, bersama orang tercinta pasti terasa sempurna. Seperti rumah juga. Tanpa kemewahan kamu bisa mendapatkan kebahagiaan dengan mereka. Kemewahan tak sebanding nilainya dengan orang yang kamu cintai.

Tetapi bukan berarti uang tak bisa membeli kebahagiaan sama sekali. Sekali lagi, uang bisa membeli hal yang membuat kita bahagia dan itu mirip dengan kebahagiaan.

Yang perlu kita ingat, kebahagiaan sejati tidaklah bisa dibayar dan dibeli dengan uang. Kebahagiaan sejati adalah ketika kamu dapat berkumpul, bercanda, berbagi tawa dan menghabiskan waktu bersama orang-orang yang kamu sayangi dan cintai ya, sob.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar