Jumat, 05 Desember 2014

Jangan Makan Mi Instan Dengan Nasi!

    Yo fans Anastasia sekarang kita akan membahas tentang bahaya makan mi instan pakai nasi. Kira-kira apa yach...? Wah kalau kalian penasaran mendingan terusin aja bacanya, ga rugi kok!

 Sudah umum kalau kalian tahu nasi merupakan makanan pokok orang Indonesia. Penggantinya juga bisa dengan ubi, jagung atau kentang karena juga mengandung karbohidrat seperti nasi. Tetapi di jaman sekarang nie, sudah ada pengganti nasi yang lebih praktis. Yap, si keriting berwarna kuning, mi instan. Pengolahan dan cara masaknya dirasa lebih praktis dari nasi. Paling cuma sobek bungkusnya, seduh 3 menit, siap makan deh. Walaupun segampang itu, makan mi instan dengan nasi sebenarnya cukup berbahaya bagi tubuh kita.

Siapa yang kalau makan mi instan belum kenyang? " Tambah aja sama nasi kalau belum kenyang, " begitu kan pikiran yang terlintas di benak kalian? Kebiasaan ini sepertinya cukup enak, dan- eitsss.... seperti yang dikatakan di paragraf sebelumnya, makan nasi dengan mi instan cukup berbahaya. Pada dasarnya, nasi dan mi instan memiliki karbohidrat dan kalori yang cukup tinggi bagi tubuh kita

 Dalam satu porsi nasi sedang, sudah terkandung sekitar 400-an kalori. Jumlah itu setara dengan seporsi mi instan, lho. Kalau satu porsi nasi ditambah satu porsi mi instan lagi, WOW! Bisa dibayangkan berapa kalori yang masuk ke tubuh? Mencapai 800 - 900 kalori dalam sekali makan. Padahal tubuh kita hanya perlu 1200 - 1400 kalori per hari. Dalam sehari kita makan berapa kali? Jika setiap makan kita makan dengan menu tersebut... engga usah dihitung. Sudah pasti melebihi keperluan kalori tubuh kita.

 Mengakibatkan penyakit diabetes!
Seperti yang tadi dijelasin guys, mi instan dicampur nasi mengandung 800 - 900 kalori perporsi. Sangat tidak dianjurkan untuk tubuh. Disebabkan makanan yang dicerna akan menjadi gula dan pankreas kita akan menghasilkan hormon insulin. Mengonsumsi makanan yang kalorinya tinggi, maka hormon insulin akan meningkat dan mengakibatkan pankreas kita kelebihan kapasitas. Dan menyebabkan kerusakan pankreas kemudian timbullah penyakit diabetes.

 Mengakibatkan kegemukan!
  Mau jalan pintas untuk kegemukan ya ikutin jalan ini! Makan nasi dengan mi instan akan menghasilkan karbohidrat dan kalori yang berlebih bagi tubuh. Hal ini indeks glikemik naik dan gula bisa melonjak dengan cepat (wuuuuushh...).

Jadi makan mi instan dengan nasi tidak dianjurkan, agar penyakit diabetes dan kegemukan dapat dihindari sedari dini. Yang sehat-sehat aja deh, misalnya makan sayuran atau telur dan daging untuk dikonsumsi bersama nasi daripada mi instan. Perlu diingat juga, mi instan mengandung garam dan MSG (MonoSodiumGlutamat). Kalau dikonsumsi berlebihan tentu tidak baik.

 Oke, segera ubah kebiasaan makan mi instan dengan nasi (atau sebaliknya). Pasti tidak ada dari kita yang ingin diabetes atau berbadan gemuk kan?

1 komentar: